Pages

Tampilkan postingan dengan label Scarf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Scarf. Tampilkan semua postingan

Tampil Menawan di Musim Hujan

musim hujan bukan halangan kita untuk tampil modis

Sepanjang hari sudah mendung, tidak jarang hujan… merupakan tanda-tanda sudah datangnya musim penghujan di Indonesia. Ya memang, Oktober-April merupakan periode musim hujan di Indonesia. Dalam menyikapinya pun ada berbagai pandangan berbeda, ada yang senang karena berarti akan jauh lebih dingin udaranya, atau ada yang cemberut karena hujan akan membatasi ruang geraknya. Apapun tanggapannya, tetap saja mau tidak mau kita harus melewati musim hujan selama 6 bulan lamanya. 

Namun, jangan berpikir dengan datangnya musim hujan, kita menjadi kuper dengan hibernasi panjang di rumah; malahan bagaimana kita dapat mewarnai hari di saat kelabunya musim hujan. Berikut adalah beberapa poin penting khususnya dalam fashion untuk menghadapi musim penghujan yang sudah di depan mata:

Bermain warna cerah
Musim hujan sangat identik dengan kesan kelabu atau suram, namun kita jangan ‘latah’ dengan memakai baju-baju dengan kesan hitam, abu-abu atau warna suram lainnya. Pilih warna pakaian yang dapat mengesankan kita adalah pelangi di musim penghujan. Tentu juga tidak harus dengan ke tujuh warna pelangi dalam satu kali tampilan. Cukup satu-dua warna cerah sehingga anda akan terlihat segar di tengah cuaca yang mendung. Warna gelap hanya dapat ditolerir pemakaiannya pada item bawahan (celana panjang, dll) karena seringkali cipratan air mengenai bawahan kita.

Keluarkan koleksi Boot dan Scarf anda
Tidak ada musim yang tepat untuk memamerkan koleksi boot dan scarf anda selain di musim hujan. Pilih Boot yang sesuai bentuk dan lekuk badan serta bahan yang gampang dibersihkan. Scarf juga dapat dipakai sebagai penghangat badan serta aksesoris fashion yang handal. Jangan takut bermain dengan model-model lipatan scarf yang lucu dan unik.

Item wajib: Payung
Tidak ada yang dapat menandingi perlindungan payung saat musim hujan. Anda akan sering memakai payung pada cuaca gerimis dan berangin. Oleh karena itu, jangan lupa  bawa item wajib ini kemanapun anda pergi. Anda boleh mencoba bentuk dan aksen unik pada payung anda, sehingga dijamin saat anda memakainya, belasan mata akan tertuju kepada anda.

Long Coat bukan Sweater kebesaran!
Lempar jauh-jauh sweater kebesaran anda apalagi dengan warna suram. Jika ingin praktis, cukup gunakan cardigan yang pas dengan bentuk dan lekuk tubuh anda. Jika perlu item untuk lebih hangat, pakailah long coat. Sweater kebesaran anda akan sukses mengesankan anda sebagai old fashion atau sedang sakit, apalagi yang berwarna abu-abu atau hitam. Coba Long Coat untuk mengesankan tampilan anda yang senantiasa modis.


Demikian beberapa poin dasar yang dapat kita perhatikan bersama, terutama saat menghadapi cuaca tidak bersahabat seperti musim hujan belakangan ini. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba….

Sumber Gambar: ceritamu.com, lifestyle.okezone.com, desieria.blogspot.com arumsekartaji.wordpress.com, xbobo.com


T.ia

Scarf – Ternyata awalnya untuk Pria


Kita mungkin beranggapan bahwa scarf merupakan aksesoris bagi kaum wanita. Dan trend sekarang ini pria pun sudah ‘latah’ memakai scarf sebagai item fashion mereka. Benarkah demikian?

Scarf memiliki sejarah penggunaan yang cukup panjang. Dimulai dari zaman Romawi Kuno. Pada zaman itu, Scarf utamanya digunakan sebagai Sadarium (kain penyeka keringat) bagi kaum pria. Seiring perkembangan, Scarf dijadikan mode berbusana bangsa Romawi Kuno, dengan menggunakannya dengan dililitkan di leher atau diikatkan di ikat pinggang.

Selain Romawi, Bangsa Cina juga memakai Scarf untuk menandai pangkat tentaranya (Kaisar Cheng) dan perluasan pemakaian Scarf di dunia dilakukan oleh Tentara Kroasia di abad ke 17. Penggunaan Scarf sebagai item fashion terjadi di Perancis. Penggunaan Scarf begitu popular digunakan oleh pria Perancis. Mereka menggunakannya sebagai penanda aliran politik dengan perbedaan warna sebagai tandanya. Penggunaan Scarf di Perancis  kemudian berkembang dengan bentuk dan model seperti sekarang ini. Sejak saat itu, Scarf digunakan bukan hanya bagi kaum pria tetapi juga untuk wanita, anak-anak, kaum kaya atau miskin, semua dapat bebas memakai Scarf.

Bahan yang dipakai pun awalnya hanya dari kain biasa, bukan wol atau sutra seperti sekarang ini. Baru kemudian setelah menjadi popular di Perancis, penggunaan kain yang dipakai pun semakin berkembang. Dari kain biasa berubah menjadi wol dan sekarang ini dari sutra, katun, beludru, satin dan bermacam-macam kain lainnya.

Kini, pemakaian Scarf sudah sangat modis dan fleksibel. Semua orang dapat menggunakannya (unisex). Setiap orang memiliki kebebasan berkreasi dalam pemakaian Scraf, entah di Leher, Pinggang, diikatkan di tangan, dililitkan d tas, dll. Dengan keunggulannya yang fleksibel digunakan, Scarf diakui menjadi item fashion yang tidak akan mati, terlebih pemakaiannya sekarang yang tidak terbatas pada cuaca dan musim.

Dan sekarang, masihkan anda beranggapan Scarf identik dengan wanita?? ^^

Sumber Gambar: clas12pas.com


T.ia